Thierry Gathuessi (Foto: Abi Yazid)
Thierry Gathuessi (Foto: Abi Yazid)

Wearemania.net - Seperti biasa setiap akhir tahun kompetisi, Wearemania punya catatan untuk seluruh pemain Arema Cronus. Pemain yang pertama akan kami bahas adalah Thierry Gathuessi.

Gathuessi adalah pemain yang aslinya berada di posisi center-back. Dirinya punya kecepatan untuk melakukan intersep dan punya kemampuan baik untuk melakukan tekel-tekel bersih. Teristimewa, dirinya juga bisa bermain di posisi full-back baik kiri maupun kanan.

Selama musim ini, Gathuessi mengalami peningkatan dari sisi gol, jika musim lalu hanya mencatat satu gol saja, maka sosok pemain berusia 32 tahun itu musim ini mencatat lima gol yang dibuat ke gawang Persik Kediri, Semen Padang, Barito Putra, Persita dan Persijap Jepara.

Awalnya, Gathussi sangat bagus dimainkan di posisi bek tengah. Duetnya bersama Victor Igbonefo begitu kuat, bahkan hingga 11 laga pertama, Arema hanya kebobolan tiga gol saja sehingga sembilan laga diantaranya berakhir dengan cleansheet. Selain punya postur yang menunjang, dirinya juga tidak segan untuk bermain keras. Tipikal Arema.

Karena mempunyai kemampuan yang komplet, tidak heran beberapa kali Suharno dan Joko Susilo meletakkan dia di posisi full-back. Secara penampilan, di posisi bek sayap dia terlihat baik. Namun, karena memang bukan posisi aslinya, Gathuessi kerap tidak kuat bermain 90 menit karena tuntutan di posisi itu adalah selain bertahan dengan baik, pemain juga diharuskan untuk menyerang. Kadang, tenaga Gathuessi yang digunakan menyerang kerap habis sehingga Arema kerap mengalami kesulitan saat menerima serangan balik.

Seperti laga semi-final melawan Persib Bandung, Gathuessi yang bermain maksimal hingga menit 77 harus digantikan oleh Benny Wahyudi. Benny yang seperti canggung di lapangan harus menerima kenyataan jika Arema kebobolan melalui skema serangan cepat di awal perpanjangan waktu.
STATISTIK ISL 2014
Menit Bermain:2309 Menit
Main:26 kali
Cadangan:-
Pengganti:-
Diganti:2 kali
Gol:5 gol
Kartu Kuning:5 kali
Kartu Merah:-
STATISTIK AFC Cup 2014
Menit Bermain:630 Menit
Main:7 kali
Cadangan:-
Pengganti:-
Diganti:-
Gol:-
Kartu Kuning:1 kali
Kartu Merah:-
MOMEN TERBAIK
Semen Padang dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan di kandang sendiri. Namun, aksi Gathuessi merubah paradigma itu. Sebuah gol yang dia ciptakan di menit ke-57 membuat Aremauntuk pertama kalinya menang di Stadion Agus Salim Padang.
gathuessi
MOMEN TERBURUK
Arema harusnya bisa menjadi juara grup saat bertandang ke Padang 29 Oktober lalu, siapa sangka, kegagalan Thierry dalam mengatasin umpan silang Novan Sasongko membuat Airlangga Sucipto bisa menyamakan kedudukan. Sebuah hasil yang harus diterima oleh Arema dari gol ini adalah kegagalan Singo Edan menjadi juara grup.

0 komentar:

Posting Komentar

 
RIZQI WEBSITE © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top