Wearemania.net - Jika bertanya siapakah sosok bek sayap Arema paling konsisten musim ini, maka namaJohan Alfarizie layak dikedepankan. Penampilannya kian matang bersama skuat inti Arema musim ini.
Kecepatan dalam menyisir sisi lapangan sebelah kiri menjadi andalan bek asli desa Jatigui, Kabupaten Malang ini. Tak hanya rajin mengirim crossing, Alfarizie juga tak segan melakukan tusukan ke jantung pertahanan lawan.
Bek yang pernah dipanggil Timnas Indonesia U-23 itu tak jarang ikut menciptakan peluang, bahkan gol untuk timnya. Hal itu dibuktikannya kala membobol gawang Semen Padang dan Persijap Jeparadi fase grup.
Sayang, kelebihannya dalam membantu serangan itu sering menjadi titik lemah yang dimanfaatkan lawan untuk melakukan seragan balik melalui sisi sayap. Saat hal itu terjadi, Alfarizie sering hilang posisi.
Namun musim ini pemain 24 tahun itu mengalami peningkatan dalam hal jam terbang. Mimpi buruk tersingkir dari skuat utama hingga dipinjamkan ke Persija Jakarta musim lalu telah dilupakannya.
Perlahan tapi pasti, musim ini satu posisi inti di lini belakang Arema menjadi miliknya. Terbukti pemain yang baru saja dikaruniai seorang anak ini melakoni 25 dari 26 laga Arema di Indonesia Super League (ISL) 2014.
Meski Arema terhenti di babak perempat-final, konsistensi penampilan bersama skuat inti juga ditunjukkan Alfarizie di ajang AFC Cup 2014. Sahabat karib Sunarto itu hanya absen sekali dari tujuh laga Arema di ajang tersebut.
| STATISTIK ISL 2014 |
| Menit Bermain | : | 2194 Menit |
| Main | : | 25 kali |
| Cadangan | : | 3 kali |
| Pengganti | : | 1 kali |
| Diganti | : | 1 kali |
| Gol | : | 2 gol |
| Kartu Kuning | : | 4 kali |
| Kartu Merah | : | - |
| STATISTIK AFC Cup 2014 |
| Menit Bermain | : | 534 Menit |
| Main | : | 6 kali |
| Cadangan | : | 1 kali |
| Pengganti | : | - |
| Diganti | : | 1 kali |
| Gol | : | - |
| Kartu Kuning | : | 1 kali |
| Kartu Merah | : | - |
| MOMEN TERBAIK |
Golnya ke gawang Persijap Jepara (5/9/2014) kala Arema menang 8-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini terpilih menjadi momen terbaik Alfarizie sepajang musim 2014 ini. Gol di menit 88' itu tak sekedar menjadi gol penutup dalam laga tersebut.
Jebolan Akademi Arema itu mengakui jika gol itu spesial dia persembahkan untuk istri tercinta,Dierra yang kala itu sedang mengandung anak pertama mereka. Hal itu ditunjukkannya dengan selebrasi memasukkan bola ke dalam jersey menyerupai orang hamil.
| MOMEN TERBURUK |
Laga semifinal ISL 2014 (4/11) di mana Arema tersingkir oleh Persib Bandung yang akhirnyamenjadi juara, mungkin tak akan dilupakan oleh Alfarizie seumur hidupnya. Ya, kita masih ingat bagaimana blunder yang dilakukannya di menit 23' extra time.
Saat-saat di mana Alfarzie menyodorkan bola ke arah kiper Achmad Kurniawan yang langsung diserobot Konate Makan itu tentu masih lekat di ingatan Aremania. Blunder konyol yang berujung gol ketiga Maung Bandung itu menjadi momen terburuk Alfarzie musim ini
0 komentar:
Posting Komentar